HUT Transmigrasi ke-40 di Sawit Permai, Wabup Siak Tekankan Ketahanan Pangan

Warga Kampung Sawit Permai, Dayun, meriahkan HUT Transmigrasi ke-40 tahun 2025 dengan pawai budaya. Wakil Bupati Siak Syamsurizal tekankan pentingnya ketahanan pangan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo.

HUT Transmigrasi ke-40 di Sawit Permai, Wabup Siak Tekankan Ketahanan Pangan
Warga Kampung Sawit Permai Meriahkan HUT Transmigrasi ke-40, Wabup Siak Tekankan Ketahanan Pangan

DAYUN – TOPIKPUBLIK.COM – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Transmigrasi ke-40 tahun 2025 di Kampung Sawit Permai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, berlangsung meriah dan penuh makna. Acara yang digelar pada Sabtu (6/9/2025) itu diawali dengan pawai budaya, menampilkan berbagai kesenian, tradisi, dan kekompakan warga lintas suku serta agama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, hadir sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan. Ia menegaskan pentingnya ketahanan pangan lokal sebagai wujud dukungan terhadap Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi perhatian nasional.

“Meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Siak merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk mulai menanam sayuran, membudidayakan ayam serta ikan, baik di halaman rumah, sekolah, pondok pesantren, maupun kantor. Dengan begitu, kita dapat mendukung program nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan di daerah,” ungkap Syamsurizal.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, Syamsurizal juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT Transmigrasi ke-40 di Kampung Sawit Permai. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam memeriahkan acara tersebut.

“Partisipasi masyarakat luar biasa. Saya salut dengan kekompakan warga Kampung Sawit Permai ini. Meski berasal dari berbagai suku dan agama, tetapi tetap harmonis, rukun, dan penuh kebersamaan. Hal seperti ini harus terus dijaga agar menjadi teladan bagi daerah lain,” tegasnya.

Peringatan HUT Transmigrasi ke-40 tahun 2025 di Dayun ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta melestarikan kebudayaan. Pawai budaya yang digelar panitia melibatkan 16 Rukun Tetangga (RT), sekolah, organisasi masyarakat, dan perwakilan berbagai etnis yang bermukim di Kampung Sawit Permai.

Masyarakat tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara. Berbagai atraksi seni tradisional ditampilkan, mencerminkan keragaman budaya sekaligus semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas kehidupan transmigran di wilayah tersebut.

Syamsurizal berharap momentum 40 tahun transmigrasi di Kampung Sawit Permai dapat menjadi titik tolak kemajuan bersama. Ia menekankan pentingnya menjaga warisan nilai-nilai kebersamaan yang telah terbentuk sejak awal program transmigrasi berjalan di Siak.

“Semoga Kampung Sawit Permai terus maju, berkembang, dan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang lebih baik,” pungkas Wakil Bupati Siak.