Pemkab Kepulauan Meranti Raih 4 Penghargaan Kemenkeu dari KPPN Dumai

Pemkab Kepulauan Meranti raih 4 penghargaan Kemenkeu melalui KPPN Dumai atas kinerja pengelolaan keuangan daerah transparan, realisasi dana desa, DAK fisik, dan transfer daerah terbaik 2025.

Pemkab Kepulauan Meranti Raih 4 Penghargaan Kemenkeu dari KPPN Dumai
Pemkab Kepulauan Meranti Raih 4 Penghargaan Kemenkeu dari KPPN Dumai, Bukti Pengelolaan Keuangan Daerah Transparan dan Akuntabel

DUMAI, TOPIKPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran membuahkan hasil nyata setelah Pemkab Kepulauan Meranti sukses memborong empat penghargaan bergengsi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Dumai.

Capaian prestisius tersebut diumumkan dalam ajang Gelanggang Award yang diselenggarakan oleh KPPN Dumai di Komplek Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Rabu (29/4/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Adnan Wimbyarto, kepada Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah yang hadir bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Fajar Triasmoko, mewakili Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar.

Berdasarkan Keputusan Kepala KPPN Dumai Nomor KEP-44/KPN.0402/2026, Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil meraih sejumlah penghargaan penting yang mencerminkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan tepat waktu. Penghargaan tersebut meliputi:

  • Terbaik I Realisasi Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025

  • Terbaik II Realisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2025

  • Terbaik II Realisasi Dana Transfer ke Daerah Tertinggi

  • Terbaik II Penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi Pajak Pusat Tercepat

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Kementerian Keuangan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu mengelola dana transfer pusat secara efektif, transparan, serta mematuhi ketentuan administrasi dan regulasi pengelolaan keuangan negara.

Keberhasilan Kabupaten Kepulauan Meranti meraih empat penghargaan sekaligus menjadi indikator penting bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan sistem yang tertata, disiplin anggaran yang kuat, serta koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif, integritas aparatur, serta komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang profesional dan transparan.

“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memastikan penyaluran dana desa berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Asmar.

Ia menegaskan bahwa dana transfer pusat, termasuk Dana Desa dan Dana Alokasi Khusus (DAK), memiliki peran vital dalam mendorong pembangunan daerah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah desa.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah menyebut keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi kuat seluruh organisasi perangkat daerah dalam mengelola anggaran secara akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah dalam memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Capaian ini bukan sekadar prestasi administratif. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa anggaran yang dikelola pemerintah daerah mampu memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti,” jelas Sudandri.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kepulauan Meranti Fajar Triasmoko menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam tata kelola keuangan daerah, termasuk mempercepat implementasi digitalisasi sistem pembayaran dan pengelolaan keuangan.

Menurutnya, transformasi digital dalam sistem keuangan daerah menjadi salah satu kunci penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, memperkuat tata kelola keuangan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, profesional, dan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, pihak Kanwil DJPb Provinsi Riau juga menegaskan peran strategis KPPN dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah. Tidak hanya sebatas menyalurkan dana transfer dari APBN ke daerah, KPPN juga berperan aktif dalam memberikan pembinaan, pengawasan, serta memastikan adanya sinkronisasi kebijakan antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diharapkan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Dengan raihan empat penghargaan dari Kementerian Keuangan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan mampu menjadi role model pengelolaan keuangan daerah bagi kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau maupun di tingkat nasional.

Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta disiplin dalam pengelolaan anggaran merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.