Bupati Asmar–Kapolda Riau Perkuat Sinergi: Jembatan Presisi, 50 Kuota Polri & Green Policing untuk Meranti

Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar bertemu Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di Polda Riau, bahas sinergi program strategis 2026, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Desa Tematik, 50 kuota Polri untuk putra daerah, serta program Green Policing.

Bupati Asmar–Kapolda Riau Perkuat Sinergi: Jembatan Presisi, 50 Kuota Polri & Green Policing untuk Meranti
Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar Silaturahmi dengan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Polri dan Pembangunan Daerah

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian kembali ditegaskan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, saat melakukan silaturahmi dan audiensi strategis bersama Kapolda Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, di Gedung Polda Riau, Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret membangun kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan jajaran Polda Riau dalam menyukseskan berbagai program strategis Polri sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Negeri Sagu.

Perkuat Sinergitas Pemkab Meranti dan Polda Riau

Dalam kunjungan tersebut, Bupati H. Asmar didampingi Sekretaris Daerah Sudandri, SH, Asisten II Sekdakab Irmansyah, M.Si, serta sejumlah Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kapolda Riau di ruang kerjanya dengan penuh kehangatan dan apresiasi.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan pemerintah kabupaten/kota untuk menciptakan keamanan yang kondusif sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan ini menjadi momentum penting membahas dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap program-program strategis Polda Riau tahun 2026, yang selaras dengan visi pembangunan daerah.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kepulauan Meranti

Salah satu program prioritas yang dibahas adalah rencana pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Kepulauan Meranti. Program yang digagas Polri bersama Polda Riau ini bertujuan memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi dan Pulau Merbau.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah agar dapat melintas dengan aman dan nyaman. Selain meningkatkan aksesibilitas, pembangunan infrastruktur ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka konektivitas antarwilayah di Kepulauan Meranti.

Program ini menjadi simbol konkret kehadiran negara melalui Polri dalam mendukung pembangunan daerah hingga ke wilayah kepulauan.

Dorongan Pembentukan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Riau juga mendorong Bupati H. Asmar untuk mengembangkan Desa Tematik di Kepulauan Meranti. Konsep ini difokuskan pada penguatan potensi unggulan desa, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga perkebunan.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan, keamanan, serta ketahanan pangan dari tingkat desa,” ujar Kapolda.

Untuk menyukseskan program tersebut, Kapolda menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan studi banding ke sejumlah daerah di Pulau Jawa yang telah sukses menerapkan konsep desa tematik secara berkelanjutan.

Langkah ini dinilai strategis dalam menciptakan desa mandiri yang produktif dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput.

Peluang 50 Putra-Putri Meranti Jadi Anggota Polri

Salah satu poin menarik dalam pertemuan itu adalah komitmen Kapolda Riau membuka peluang besar bagi generasi muda Meranti untuk bergabung menjadi anggota Polri. Tak tanggung-tanggung, kuota yang disiapkan mencapai 50 orang.

Kapolda meminta Bupati H. Asmar untuk merekomendasikan dan memfasilitasi 50 putra-putri terbaik Kepulauan Meranti agar mengikuti seleksi anggota Polri. Harapannya, setelah lulus pendidikan, mereka dapat kembali dan mengabdi di kampung halaman sendiri.

Kebijakan afirmatif ini diharapkan mampu meningkatkan representasi putra daerah dalam institusi kepolisian, sekaligus memperkuat pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat Meranti.

Program Green Policing dan Perda Tanam 5 Pohon

Tak hanya fokus pada keamanan dan infrastruktur, Kapolda Riau juga mendorong suksesnya program Green Policing di Kepulauan Meranti. Program ini menekankan pentingnya kepedulian lingkungan melalui kebijakan konkret.

Kapolda mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkan setiap keluarga menanam minimal lima pohon.

Menariknya, bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun dan menanam minimal 15 batang pohon, akan diberikan reward berupa pembuatan SIM gratis, dengan syarat mendokumentasikan dan mengunggah kegiatan tersebut di media sosial sebagai bentuk edukasi publik.

Program ini tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem secara berkelanjutan.

Bupati Asmar: Sinergi Kuat untuk Meranti Unggul dan Sejahtera

Menanggapi berbagai paparan program strategis tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah terjalin baik antara Pemkab Meranti dan Polda Riau.

Ia menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mendukung program-program kepolisian, terutama yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik, penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta percepatan pembangunan daerah.

“Sinergi yang solid antara Polda Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah,” tegasnya.

Bupati Asmar berharap kolaborasi ini semakin erat dan berkelanjutan, demi mewujudkan Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera.

Silaturahmi strategis ini menandai babak baru penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan kepolisian, di mana keamanan, pembangunan, lingkungan, serta pemberdayaan generasi muda berjalan beriringan menuju masa depan Meranti yang lebih maju dan bermartabat. (Infotorial)

Wartawan: Ade Tian Prahmana