Bupati Siak Afni Lantik PAW Bapekam Sabak Auh, Tekankan Disiplin Pemimpin

Bupati Siak Afni melantik 10 anggota PAW Bapekam di Sabak Auh dan menekankan pentingnya disiplin, keteladanan pemimpin, serta sinergi dalam meningkatkan kualitas pemerintahan kampung.

Bupati Siak Afni Lantik PAW Bapekam Sabak Auh, Tekankan Disiplin Pemimpin
Bupati Siak Afni Lantik PAW Bapekam Sabak Auh, Tekankan Disiplin dan Keteladanan Pemimpin untuk Pemerintahan Kampung Berkualitas

SABAK AUH – TOPIKPUBLIK.COM – Bupati Siak, Afni, secara resmi melantik 10 anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) se-Kecamatan Sabak Auh, Selasa (31/3/2026), di Aula Kantor Camat Sabak Auh. Momentum pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni administratif semata, tetapi juga sarat pesan strategis terkait pentingnya kedisiplinan, keteladanan, dan sinergi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kampung yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Afni menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam menjalankan amanah kepemimpinan, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat kampung. Ia menilai, kualitas seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kebijakan yang dihasilkan, tetapi juga dari sikap, etika komunikasi, serta konsistensi dalam perilaku sehari-hari—termasuk dalam menghargai waktu.

“Kehadiran seorang pemimpin akan dinilai dari sikapnya, cara berbicaranya, perilakunya, hingga kedisiplinannya dalam menghargai waktu. Hal ini penting agar dapat menjadi contoh nyata bagi seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta jajaran ASN maupun P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,” ujar Afni dengan tegas.

Lebih jauh, Afni menekankan bahwa keteladanan bukan sekadar konsep, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia mengungkapkan komitmennya untuk selalu hadir tepat waktu dalam setiap agenda resmi sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus penghormatan terhadap tugas dan masyarakat yang dilayani.

“Oleh karena itu, saya sebagai Bupati Siak berupaya menunjukkan kedisiplinan waktu secara langsung. Selama tidak ada kepentingan mendesak, saya akan hadir tepat waktu. Bahkan, meskipun peserta belum banyak yang datang, acara tetap akan saya mulai sesuai jadwal. Ini adalah bagian dari komitmen kita bersama dalam membangun budaya disiplin,” ungkapnya.

Dalam konteks pembangunan kampung, Afni juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Bapekam dengan pemerintah kampung, khususnya dengan penghulu. Menurutnya, roda pemerintahan tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid, transparan, dan saling menguatkan.

“Baik di tingkat kabupaten maupun kampung, pemimpin tidak bisa berjalan sendiri. Termasuk bupati maupun penghulu, semuanya membutuhkan dukungan. Oleh karena itu, kami berharap Bapekam dapat terus bersinergi dengan pemerintah kampung guna mewujudkan pelayanan yang lebih baik, efektif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Pelantikan 10 anggota PAW Bapekam ini berasal dari sejumlah kampung di Kecamatan Sabak Auh, di antaranya Kampung Bandar Pedada, Sabak Permai, Sungai Tengah, Laksamana, Rempak, dan Selat Gunung. Kehadiran anggota PAW diharapkan mampu mengisi kekosongan serta memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat di tingkat kampung.

Momentum ini sekaligus menjadi titik awal bagi para anggota yang baru dilantik untuk menunjukkan integritas, dedikasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas. Bapekam sebagai lembaga representatif masyarakat di tingkat kampung memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap akan terbangun sistem pemerintahan kampung yang semakin harmonis, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Budaya kerja yang dilandasi keteladanan pemimpin diyakini mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Pelantikan PAW Bapekam Sabak Auh ini pun menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang prima bagi seluruh lapisan masyarakat.