Danramil Gesi Pantau Kesehatan Ternak Sapi Sragen

Danramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen Letda Cke Sudarto memantau kesehatan sapi di Desa Gesi, Sragen. Kegiatan pendampingan ini bertujuan meningkatkan produktivitas peternak, mencegah penyakit ternak, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Danramil Gesi Pantau Kesehatan Ternak Sapi Sragen
Danramil Gesi Kawal Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga, Pastikan Ketahanan Pangan Daerah Sragen

SRAGEN – TOPIKPUBLIK.COM – Senin (08/09/2025), Danramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Letda Cke Sudarto, bersama anggota Koramil turun langsung ke lapangan melakukan kegiatan monitoring kesehatan dan perkembangan ternak sapi di Dukuh Macan Mati, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen.

Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak sapi, guna mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan di Sragen.

Dalam agenda tersebut, Letda Cke Sudarto bersama tim melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak, mulai dari kondisi fisik, pola makan, hingga kelayakan kandang. Selain itu, ia juga memberikan edukasi kepada peternak tentang cara perawatan sapi, pemilihan pakan bergizi, serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular.
Tak hanya berhenti di situ, Danramil Gesi juga menggandeng petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Sragen untuk memastikan setiap permasalahan yang dihadapi peternak mendapat solusi tepat dan berkelanjutan.

“Sebagai Danramil, kami memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat di wilayah binaan. Pendampingan peternak sapi ini penting, agar kita dapat mencegah penyebaran penyakit hewan, menjaga kesehatan ternak, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas yang mendukung perekonomian warga,” ujar Letda Cke Sudarto.

Kegiatan pendampingan itu disambut antusias warga, termasuk Atmaja, salah seorang peternak sapi di Dukuh Macan Mati. Ia menilai langkah yang dilakukan Koramil Gesi memberi semangat baru bagi para peternak yang selama ini menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan pengetahuan hingga masalah kesehatan ternak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Danramil beserta jajaran yang selalu peduli dengan kondisi kami. Pendampingan seperti ini membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi untuk meningkatkan kualitas ternak. Kehadiran TNI benar-benar memberi dampak positif bagi peternak di desa kami,” ungkap Atmaja.

Melalui kegiatan rutin seperti ini, TNI bersama pemerintah daerah berharap dapat membangun sinergi dengan peternak, sehingga sektor peternakan sapi di Kecamatan Gesi tidak hanya berdaya saing lokal, tetapi juga mampu menopang kebutuhan daging dan susu di tingkat kabupaten bahkan provinsi.
Dengan demikian, pendampingan ini tidak hanya sekadar pemantauan kesehatan sapi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Sragen.