Babinsa Kratonan Dukung UMKM Jamu Tradisional
Babinsa Kratonan sambangi pedagang jamu keliling di Surakarta, beri motivasi agar usaha jamu tradisional tetap eksis dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
TOPIKPUBLIK.COM – SURAKARTA – Dalam upaya memperkuat peran TNI di tengah masyarakat serta mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Babinsa Kelurahan Kratonan, Koramil 03 Serengan, Kodim 0735/Surakarta, kembali melakukan kegiatan sambang warga dengan menyasar pelaku usaha tradisional.

Pada Kamis, 10 Juli 2025, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Babinsa Kratonan menyambangi rumah Ibu Ginem, seorang pedagang jamu keliling yang berjualan di wilayah RT 01/RW 03 Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kehadiran Babinsa ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap keberlangsungan UMKM tradisional, khususnya usaha jamu yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa.
Dalam kunjungannya, Babinsa tidak hanya bersilaturahmi, namun juga menyampaikan motivasi kepada Ibu Ginem agar tetap semangat dalam menjalankan usaha jamu keliling. Babinsa juga menyempatkan diri membeli beberapa botol jamu dan menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga keaslian dan kemurnian racikan jamu tradisional, demi mempertahankan khasiat alaminya serta menjaga kepercayaan konsumen.

"Kami mengajak para pelaku usaha jamu untuk terus menjaga kualitas dan keaslian produknya. Ini penting agar jamu tetap diminati masyarakat dan tidak tergeser oleh produk modern yang belum tentu lebih baik dari sisi kesehatan," ujar Babinsa di sela kegiatan tersebut.
Kegiatan sambang dan pembinaan terhadap UMKM ini merupakan bagian dari rutinitas Babinsa dalam menjalankan fungsi kewilayahan, yakni membangun kedekatan dengan warga binaan, memantau kondisi sosial-ekonomi masyarakat, serta memberikan dorongan moril kepada pelaku usaha kecil agar tetap bertahan dan berkembang di tengah tantangan zaman.

Babinsa berharap kegiatan positif seperti ini bisa meningkatkan semangat wirausaha di kalangan masyarakat, khususnya sektor informal seperti pedagang jamu, yang telah terbukti menjadi penopang ekonomi keluarga dan bagian penting dari budaya sehat masyarakat Indonesia.
"Semoga kehadiran kami bisa memberikan energi positif bagi Ibu Ginem dan pelaku UMKM lainnya untuk terus berjualan, berkembang, dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," tutupnya penuh semangat.























